Chat Gokil!

Ekmmm... ekhmmm....  Aku punya chat ringan nan menghibur. :) a : Siapa wanita paling kuat sedunia?! b : Eummm sapa yak?! Wonder Woman kali yak. #Asbun a : Salah! b : Trus sapa dunk?! a : Nyonya meneer berdiri sejak tahun 1812 b : Hahahaa.... XD a : Apa bahasa indianya bumbu dapur?! b : Eumm... apa yak??? Sambel seketeng. #Asbun lagi a : Salah! b : Trus apa dunk?! a : Tumbar miri jahe. b : Jahhhh... Hahaha.... a : Ikan apa yang matanya banyak?! b...
>> read more..

Angin Hening

Aku sendiri ditengah hujan deras jauh dari orang-orang terkasihku sendiri menyendiri selalu setiap hari terkadang aku bahagia tapi tak jarang akupun merasakan kesepian dikala rasa itu datang aku hanya bisa menangis kembali menggelar sejadah dan terpaku diatasnya merintih walau tidak tahu apa yang aku tangisi menangis walau tidak tahu apa yang aku sesali hanya nama ITU yang selalu aku panggil yang selalu aku sebut dalam setiap nafasku berharap seketika ada ribuan makhluk yang...
>> read more..

Cerita Roh ~ PART II

_________________________________________________________________________________________________CERITA ROH PART II ~~~ Angin behembus ~~~ Dingiiin menusuk sum-sum tulang anjing liar yang berjalan di lantai dasar gedung ini. "Hay malam! Aku kembali datang, duduk di atas gedung ini  bersamamu. Wahai malam, semoga engkau tidak bosan melihat  "cantiknya" wajahku." Malam ini, aku mengalihkan pandanganku kearah kerlipnya kota. Lampu-lampu toko mulai...
>> read more..

Cerita Roh ~ PART I

"Purnama yang indah, bintang yang bersinar dan cahaya kota yang berkelip, dengan anggun menghiasi suasana kota malam ini. Aku duduk terdiam menikmati angin dingin di atas sebuah gedung usang, di samping kota Totengham.  Dari atas gedung ini, aku bisa melihat dengan jelas pemandangan kota dimalam hari. Gedung-gedung tinggi dengan cahaya lampu yang berkelip, seakan berlomba untuk mencakar langit. Taman kota, danau, juga sungai-sungai kecil ikut hadir menghiasi.  Mobil...
>> read more..

Lelahku..

"Tentu pak, segera akan kami perbaiki." Ujarku kepada 10 manusia berbaju loreng, bermata merah, memakai baret. TEGANG. Otakku lemas karena diperas untuk menaklukan hati mereka yang panas. Mereka Komplain, dan ini bagian dari pekerjaanku. #Hendak menarik nafas Angin berhembus. Melodi Handphone. "Hallo" "Bu! Tagihan saya kapan bisa cairnya? Ini kan sudah sebulan dari surat penagihan saya! Ko ga keluar-keluar sih duitnya?! Jangan-jangan pada dimakan ini sama orang-orang...
>> read more..

APA?!

BENCI! Namun entah apa yang aku benci?! Tapi semua wajah manusia, terlihat seperti kambing di layar kacamataku KESAL! Tapi pada siapa?! Aku pun tak tahu Tapi meja, kursi dan seisi rumah melambai-lambai, menanti untuk aku hancurkan SEDIH! Namun apa yang aku tangisi?! Tapi air mataku tak hentinya mengalir GUNDAH! Namun apa yang aku khawatirkan?! Tapi aku tidak mau duduk diam manis di atas kursi membaca koran pagi Aku terus berjalan ke kanan, ke kiri, memutar, layaknya seorang bapak yang...
>> read more..

DIAM!!!

Aku, buku, pensil, udara. Aku mencoba menumpahkan imajinasiku diatas kertas yang judulnya putih. Hanya judul. Namun tidak benar putih yang kulihat. Warnanya cream, karena buku itu sudah tua, sudut-sudut bukunya pun sudah kriting dan bau kutu. Aku mau menulis, tapi riuh suara kendaraan yang berjarak puluhan kilometer masih terdengar. Aku mencoba menyentuhkan pensil hitamku ke atas kertas. Namun ia tak mau bergerak, tertahan oleh suara cempreng para wanita bersanggul mocong membawa keranjang...
>> read more..

Tangan yang terlepas

Gelap. Serat cahaya merayap, namun buram. Membuka setengah. Masih tetap buram. Tiga detik berlalu akhirnya semua terlihat. Ada cahaya, namun tatapan tetap setia pada buram bahkan berair. Saat satu detik dalam proses membuka mata, gelombang otak langsung merespon kata 'satu tahun'. Kata yang terngiang di sepanjang malam seperti dengungan lalat di atas sebuah roti busuk. Gelombang itu memicu air di pelupuk mata. Tak tahan dengan kuatnya gelombang, air suci itupun terpaksa keluar dan menutupi...
>> read more..

NERAKA yang kau untai dari telapak SURGA

Pernahkah kau melihat seorang anak yang dengan sengaja menyakiti hati ibunya?  Sehingga ibunya mengatakan "PERIH" dan BERLINANGAN AIR MATA, berISTIGHFAR di atas sebuah Sejadah?  Pernah  Lalu, kenapa kau tidak tertawa?  Apa yang harus aku tertawakan?!  Hah! kau sama bodohnya!  Apakah kau tidak melihat?!  Wajah anak itu berubah menjadi KELEDAI bertuliskan BODOH di dahinya? Dan apakah kau tidak melihat?!  Malaikat sedang menuliskan kata NERAKA di...
>> read more..